Istri Gus Dur: Lawan Terorisme yang Dapat Hancurkan NKRI

Ragam Kajian Pancasila Forums Selamat Datang Dalam Diskusi Pancasila Istri Gus Dur: Lawan Terorisme yang Dapat Hancurkan NKRI

This topic contains 0 replies, has 1 voice, and was last updated by  iriani 1 month ago.

Viewing 1 post (of 1 total)
  • Author
    Posts
  • #683

    iriani
    Participant

    Jakarta – Komune yang tergabung Pergerakan Warga Lawan Terorisme melawan tindakan teror yang berlangsung di Mako Brimob serta 3 gereja di Surabaya. Mereka menyebutkan melawan tindakan terorisme yang mengakibatkan rasa ketakutan.

    Hal tersebut di sampaikan perwakilan Pergerakan Warga Lawan Terorisme, istri Presiden RI-4 Abdurrahman Wahid, Sinta Nuriyah Wahid waktu jumpa pers di Aula Tempat tinggal Gerakan Gusdur, Jl Taman Amir Hamzah No 8, Pegangsaan, Jakarta, Selasa (15/5/2018).

    Bacalah juga : Polisi Tangkap 13 Terduga Teroris di Jawa timur Saat Teror

    ” Dengan adanya ini menyebutkan kemauan dengan untuk melawan tindakan terorisme yang sudah menghancurkan nilai kemanusiaan serta menebarkan rasa ketakutan dan memecah belah bangsa dan dalam periode penjang bisa menghancurkan NKRI, ” tutur Sinta.

    Komune yang tergabung dalam Pergerakan Warga Lawan Terorisme Wahid Foundation, Aliansi Bhineka Tunggal Ika, Persekutuan Gereja Indonesia, Indonesia Conference on Religion and Place serta beberapa tokoh agama dan budayawan. Acara ini di hadiri Prof Saparinah Sadli, Prof Musda Mulia, Hendardi, Prof Azyumardi Azra, Nia Dinata serta yang lain.

    Bacalah juga : Benda Disangka Bom Diketemukan di Tempat tinggal Bomber Polrestabes Surabaya

    ” Menekan pemerintah untuk lebih pro aktif dalam memulihkan serta memberi rasa aman dan perlindungan pada seluruh warga dari beragam bentuk teror, ” tambah dia Sinta.

    Sinta juga menekan pemerintah serta DPR untuk selekasnya mengesahkan Revisi UU Anti Terorisme jadi system peradilan pidana. Diluar itu, dia mensupport aparat untuk hentikan terorisme.

    Bacalah juga : Kuatir Sesudah Bom di Surabaya? Ini Kata Mereka

    ” Menindak tegas beberapa aktor serta pihak-pihak ikut serta dalam beberapa tindakan teror. Kami juga menekan pemerintah serta parlemen untuk selekasnya mengesahkan sholat tahajud Revisi UU Anti Terorisme jadi sisi dari system peradilan pidana yang didasarkan supermasi sipil serta sesuai sama prinsip-prinsip hak asasi manusia, ” ucap Sinta.

    Dia mengemukakan belasungkawa pada korban serta keluarga korban bom di Surabaya. Diluar itu, Sinta menyakini persaudaran anak bangsa selalu kuat dalam hadapi tantangan terorisme itu.

    ” Kami yakin persaudaraan anak bangsa selalu jadi lebih kuat dalam hadapi tantangan ini manfaat menjaga Indonesia berdasar pada Pancasila, UUD 1945, Bhineka Tunggal Ika serta NKRI, ” papar Sinta.

Viewing 1 post (of 1 total)

You must be logged in to reply to this topic.